Sebelum beli, ketahui dulu bedanya AC standart, low watt dan inverter

Tinggal di kota besar yang panas memang menjadi tantangan tersendiri bagi kaum urban. Kenyamanan tempat tinggal tentu saja menjadi hal yang utama agar bisa beristirahat dengan tenang. Tapi kalau udaranya terasa panas, tentu saja jadi masalah tersendiri.

Sebenarnya tak perlu bingung dengan kondisi tersebut, karena kini air conditioner atau AC bisa menjadi perangkat wajib di rumah untuk menciptakan hunian yang lebih nyaman. Udara yang lebih sejuk di rumah tentu bisa membuat istirahat lebih berkualitas. Tapi, sudahkah kamu memilih AC yang tepat di rumah? Sebelum beli, kenali dulu bedanya AC standart, AC low watt, dan inverter, yuk!

AC Standart
Sesuai namanya, AC standart hanya menyajikan fitur standart yang dimiliki sebuah penyejuk udara. Tak hanya minim fitur, AC ini juga dikenal dengan kinerja kompresor yang bisa menyebabkan penggunaan daya listrik lebih tinggi karena belum dibekali dengan inovasi teknologi. Harga AC standart mungkin lebih murah dibandingkan jenis lainnya. Tapi tidak mampu membantu penghematan daya sehingga tagihan listrik bisa membengkak setiap bulannya.

AC Low Watt
AC low watt atau yang juga disebut AC watt rendah bisa menjadi alternatif lain untuk menghadirkan pendingin rumah. Sesuai namanya, AC ini mampu menghadirkan konsumsi listrik yang lebih rendah. Cara kerjanya sendiri dengan membatasi daya listrik saat melakukan pengoperasian.

Tapi, daya listrik yang rendah seringnya juga mempengaruhi lamanya waktu yang diperlukan untuk menyejukkan ruangan. AC memang menawarkan batasan watt dengan tujuan untuk menghemat daya listrik, akan tetapi ruangan yang tak kunjung terasa sejuk sering membuat pengguna kurang puas dengan AC jenis ini.

AC Inverter
Ingin memiliki AC hemat listrik, tapi tetap mampu memberikan kesejukan ruangan dengan cepat? Maka, AC inverter adalah jawabannya. Teknologi inverter membuat AC hemat karena cara kerja unik kompresor yang ada di dalamnya.

AC lain biasanya akan bekerja sampai mencapai derajat kesejukan yang diinginkan pengguna. Ketika suhu ruangan sudah sesuai keinginan, kompresor akan mati dan baru menyala kembali jika terjadi kenaikan suhu ruangan. Proses menyala dan mati secara berulang inilah yang akhirnya membuat daya listrik AC jadi lebih tinggi.

Cara kerja yang berbeda ditawarkan oleh kompresor inverter. Saat suhu ruangan sudah mencapai keinginan pengguna, kompresor akan tetap menyala dan mempertahankan suhu ruangan sesuai yang diinginkan. Jika terjadi kenaikan suhu beberapa derajat dari yang ditentukan pengguna, kompresor inverter akan otomatis menyesuaikan pergerakannya agar suhu bisa kembali sesuai yang diinginkan. Gerak otomatis inilah yang membuat AC inverter jadi lebih hemat listrik.

Jadi, AC inverter apa yang sebaiknya dipilih untuk menyesuaikan kebutuhan rumah tangga kaum urban? AC LG Dual Cool Series hadir sebagai jawaban yang menghadirkan AC hemat listrik, tapi tetap dapat mendinginkan ruangan sesuai keinginan.

AC ini memiliki Active Energy Control yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tingkat konsumsi energi dan kapasitas pendinginan dengan mengendalikan frekuemsi maksimum dari motor kompresor. Sementara itu, dua fitur utamanya yaitu Jet Cool dan MultiWATT Option menjadi kombinasi yang pas untuk membuat AC lebih hemat listrik.

Jet Cool dapat mempersingkat proses pendinginan ruangan hanya dengan menekan satu tombol. Sementara itu, MultiWATT Option di dalamnya membuat pengguna bisa mengoptimalkan kerja hemat listrik dari AC LG Dual Cool Series ini. Ada juga garansi kompresor AC selama 10 tahun yang membuat pengguna bisa menikmati benefit-nya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sebelum beli, ketahui dulu bedanya AC standart, low watt dan inverter ©LG Electronics Indonesia

 

Fitur lain yang tak kalah penting adalah Low Refrigerant Detection, yaitu inovasi baru dari LG yang dapat memberikan peringatan jika ada kebocoran freon pada sistem. Ditambah kehadiran fitur Ionizer yang dapat melakukan sterilisasi menghilangkan bau tak sedap pada ruangan dengan menggunakan lebih dari 3 juta ion. Canggih, bukan?

Jika sudah memahami perbedaan mendasar AC standart, low watt, dan inverter, kini Anda bisa menemukan sendiri mana AC yang paling pas untuk kebutuhan sehari-hari. Selamat memilih, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *